TOPIK HANGAT
#IKNNusantara
#TransisiEnergi
#RUUPenyiaran
#EtikaDigitalAI
Rubrik

Opini

Artikel opini dan pandangan

12 Artikel
Gen Z di Dunia Kerja : Malas atau Sistemnya yang Usang?

Gen Z di Dunia Kerja : Malas atau Sistemnya yang Usang?

Keluhan terhadap Gen Z adalah cermin bagi sistem kerja yang kaku dan komunikasi yang searah. Karena Gen Z akan menjadi mayoritas tenaga kerja dalam sepuluh tahun ke depan, perusahaan yang memilih belajar akan mengungguli yang memilih menyalahkan. Pesannya: generasi tidak perlu diperbaiki, sistemnya yang perlu diperbarui.

Karyawan Tidak Selalu Pergi karena Gaji

Karyawan Tidak Selalu Pergi karena Gaji

Artikel ini membahas alasan karyawan meninggalkan perusahaan yang tidak selalu berkaitan dengan gaji. Kepemimpinan, penghargaan, lingkungan kerja, beban kerja, komunikasi, dan peluang pengembangan turut menentukan keputusan karyawan untuk bertahan. Tulisan ini mengajak perusahaan melihat manajemen SDM dari sisi manusia, bukan sekadar angka dan target.

Ramai di Media Sosial, Sepi di Kas: Mengapa Bisnis Viral Tidak Selalu Berhasil?

Ramai di Media Sosial, Sepi di Kas: Mengapa Bisnis Viral Tidak Selalu Berhasil?

Bisnis yang viral belum tentu berhasil. Lonjakan popularitas hanya menjadi peluang jika diikuti pengelolaan keuangan, operasional, kualitas produk, dan loyalitas pelanggan. Keberhasilan bisnis tidak diukur dari seberapa ramai dibicarakan, tetapi dari kemampuan menciptakan nilai, menghasilkan keuntungan, dan bertahan dalam jangka panjang.

Mengapa Menolak Work From - Anywhere Adalah Langkah Mundur Bagi Perusahaan

Mengapa Menolak Work From - Anywhere Adalah Langkah Mundur Bagi Perusahaan

Kantor tidak lagi berfungsi sebagai tempat pengawasan harian, melainkan diubah menjadi collaboration hub untuk diskusi strategis, inovasi, dan pembentukan budaya tim secara sengaja (intentional). Memaksa kembali ke cara kerja lama berisiko menurunkan retensi talenta, menghambat inovasi, dan membuat perusahaan kalah bersaing di era digital.

Dari Gelar ke Keterampilan: Arah Baru Manajemen SDM

Dari Gelar ke Keterampilan: Arah Baru Manajemen SDM

AI dapat meningkatkan efisiensi manajemen SDM, tetapi keputusan dan hubungan kerja tetap perlu mengutamakan pertimbangan manusia.Dari Gelar ke Keterampilan: Arah Baru Manajemen SDM Selama bertahun-tahun, gelar pendidikan dan pengalaman kerja sering menjadi tolok ukur utama dalam memilih karyawan. Keduanya tetap penting, tetapi perubahan dunia kerja menunjukkan bahwa perusahaan juga perlu melihat hal yang lebih mendasar: keterampilan yang benar-benar dimiliki seseorang dan kemampuannya untuk t

REFORMA AGRARIA DI TENGAH KONFLIK PERTANAHAN: MAMPUKAH ATURAN BARU MENJAWAB MASALAH LAMA?

REFORMA AGRARIA DI TENGAH KONFLIK PERTANAHAN: MAMPUKAH ATURAN BARU MENJAWAB MASALAH LAMA?

Artikel ini membahas persoalan reforma agraria di tengah konflik pertanahan, dengan menyoroti kasus Situ Rompong dan pembahasan RUU Reforma Agraria. Tulisan ini mengulas pentingnya pembaruan regulasi, integrasi data, koordinasi antarinstansi, serta mekanisme penyelesaian konflik agar reforma agraria tidak berhenti sebagai aturan di atas kertas.

Ketika AI Semakin Pintar, Apakah Manusia Masih Menjadi Aset Terpenting Perusahaan?

Ketika AI Semakin Pintar, Apakah Manusia Masih Menjadi Aset Terpenting Perusahaan?

Perkembangan AI mengubah dunia kerja dan cara perusahaan memandang manusia. Di tengah otomatisasi, kreativitas, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan keterampilan manusia justru semakin penting sebagai modal strategis untuk menciptakan nilai dan menghadapi perubahan teknologi.

Ketika Karyawan Bukan Sekadar Biaya: Mengapa Modal Manusia Menentukan Nilai Perusahaan

Ketika Karyawan Bukan Sekadar Biaya: Mengapa Modal Manusia Menentukan Nilai Perusahaan

Artikel ini membahas pentingnya human capital dalam menciptakan nilai perusahaan. Pengelolaan kompetensi, kesejahteraan, pengembangan karyawan, dan strategi sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendorong produktivitas, inovasi, kinerja bisnis, serta keberlanjutan perusahaan di tengah perubahan dan persaingan dunia bisnis.

Kontrak Sudah Ditandatangani, Tetapi Apakah Selalu Harus Dipatuhi?

Kontrak Sudah Ditandatangani, Tetapi Apakah Selalu Harus Dipatuhi?

Artikel ini membahas kekuatan mengikat kontrak berdasarkan asas pacta sunt servanda serta batas kebebasan berkontrak dalam praktik. Penulis menyoroti persoalan perjanjian baku, kesepakatan digital, itikad baik, dan ketidakseimbangan posisi para pihak. Pembaruan hukum perjanjian diperlukan agar kepastian hukum tetap berjalan seiring dengan keadilan dan perlindungan terhadap pihak yang lebih lemah.

Masih Bingung? Yuk Konsultasi