Persoalan pemanfaatan ruang di kawasan Lereng Bukit Siam, Kelurahan Bukit Betung, Kabupaten Bangka, kembali ditelusuri oleh Tim Riset POLITIKU Program Studi Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui kegiatan Kuliah Luar Kampus (KLK) Skema Riset.
Penelusuran lanjutan tersebut dilakukan pada Kamis, 1 Oktober 2026, melalui kunjungan Tim Riset POLITIKU ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka. Kunjungan ini dilakukan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penanganan aktivitas penggalian tanah yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat di kawasan tersebut.
Sebelumnya, Tim Riset POLITIKU telah melakukan pengumpulan informasi dari masyarakat sekitar Lereng Bukit Siam. Informasi tersebut kemudian menjadi bagian dari penelusuran lanjutan untuk memahami kondisi yang terjadi di lapangan sekaligus mengetahui bagaimana persoalan pemanfaatan ruang tersebut ditangani oleh pihak-pihak terkait.
Dalam kunjungan tersebut, pihak PUPR Kabupaten Bangka menjelaskan bahwa salah satu bentuk respons terhadap persoalan penggalian tanah adalah pemasangan spanduk imbauan agar tidak dilakukan aktivitas penggalian pada lahan tersebut.
Pihak PUPR Kabupaten Bangka juga menjelaskan bahwa kewenangannya dalam persoalan tersebut berada pada aspek penataan ruang. Dalam konteks tersebut, PUPR berperan dalam menentukan kesesuaian suatu kegiatan dari perspektif tata ruang apabila terdapat pengajuan dari pihak yang akan melakukan kegiatan di suatu lokasi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tim Riset POLITIKU, penanganan persoalan tersebut juga melibatkan beberapa pihak sesuai dengan tugas dan kewenangannya masing-masing. Persoalan sebelumnya dilaporkan oleh pihak kelurahan dan kemudian dibantu melalui Forum Penataan Ruang yang melibatkan unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kelurahan, dan kecamatan.
Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga turut terlibat dalam penanganan sesuai dengan tugas dan kewenangannya di lapangan.
Dalam perkembangannya, aktivitas penggalian tanah di kawasan tersebut kemudian berhenti. Berdasarkan informasi yang diperoleh tim, pihak yang sebelumnya melakukan penggalian sudah tidak lagi melanjutkan aktivitasnya sehingga kegiatan penggalian di lokasi tersebut tidak berlangsung kembali.
Sementara itu, tahapan koordinasi dan penanganan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait belum banyak diuraikan dalam pemberitaan sebelumnya. Pemberitaan yang muncul sebelumnya lebih banyak menyoroti aktivitas penggalian serta respons dan keluhan masyarakat di sekitar kawasan.
Hal tersebut menjadi salah satu bagian yang kemudian ditelusuri lebih lanjut oleh Tim Riset POLITIKU melalui penelitian berjudul “Dynamic Governance Pemanfaatan Ruang di Kawasan Lereng Bukit Siam Kabupaten Bangka.”
Penelitian tersebut tidak hanya melihat aktivitas penggalian tanah, tetapi juga berupaya memahami bagaimana tata kelola pemanfaatan ruang berjalan ketika muncul persoalan di tingkat lokal, termasuk koordinasi antarpihak dan pelaksanaan kewenangan masing-masing.
Kunjungan ke PUPR Kabupaten Bangka menjadi bagian dari proses pengumpulan dan validasi informasi dalam penelitian Tim Riset POLITIKU. Informasi dari pihak pemerintah tersebut kemudian menjadi salah satu bahan yang dipertimbangkan bersama informasi dari masyarakat dan sumber lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kuliah Luar Kampus (KLK) Skema Riset Universitas Bangka Belitung Tahun 2026.
Melalui penelusuran lanjutan tersebut, Tim Riset POLITIKU berupaya memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai dinamika pemanfaatan ruang di kawasan Lereng Bukit Siam, dengan melihat kondisi di lapangan serta keterlibatan pihak-pihak terkait dalam penanganannya.
Tim Riset :
Frans Tory Damara Pradipta
Lulu Aperianti
Sofa Sofiyanty
Erlangga Amirro Hakim
Dosen Fasilitator :
Dr. Novendra Hidayat, M.Si.