TOPIK HANGAT
#IKNNusantara
#TransisiEnergi
#RUUPenyiaran
#EtikaDigitalAI

Gunung Krakatau Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi dengan melontarkan kolom abu abu-hitam setinggi 1.500 meter di atas puncak. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekat dalam radius bahaya 5 kilometer.

Gunung Krakatau Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter

Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda, Provinsi Lampung, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik berupa erupsi beruntun. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) mencatat tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak atau 1.657 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu vulkanik teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke timur laut dan timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi sekitar 2 menit 15 detik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Atas kondisi ini, PVMBG mengeluarkan beberapa imbauan keselamatan bagi masyarakat sekitar:


  • Radius Aman: Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.
  • Penggunaan Masker: Warga di wilayah terdampak hujan abu imbau menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) dan iritasi mata.
  • Waspada Hoaks: Masyarakat diminta tetap tenang dan hanya mempercayai informasi resmi dari PVMBG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), atau BPBD setempat.


Hingga saat ini, aktivitas pelayaran di Selat Sunda dilaporkan masih berjalan normal, namun otoritas pelabuhan terus memantau perkembangan panduan dari BMKG dan PVMBG demi keamanan penyeberangan.

Bagikan Artikel

✓ Link artikel berhasil disalin.
60 kali dibaca Terakhir diperbarui: 11/10/2026
Masih Bingung? Yuk Konsultasi